Euphoria Asian Games 2018 and the next Asian Para Games 2018!

Baru saja Asian Games 2018 usai dan berlalu selama 2 hari, tapi rasanya udah kangen banget lihat euforia masyarakat Indonesia dari segala penjuru. Saya memang gak sempat untuk menonton pertandingan secara langsung di Asian Games 2018, tapi lihat dari televisi rasanya senang, haru dan tiba-tiba ngerasa ternyata Indonesia tuh bisa banget sekeren itu loh!

Despite of netizen yang sukanya hanya nyinyir bin julid ngomongin semua atlet-atletnya, stuntmen, joget dayung Pak Presiden, group hugs nya kedua kandidat presiden, tapi berkat Asian Games kita jadi bisa lebih dilihat dunia luar dengan prestasi dan hal yang baik-baik.

Sedikit flashback soal persiapan Asian Games 2018 yang udah dirasakan kira-kira sekitar 2 tahun belakangan. Ya, karena kebetulan kantor juga di daerah pusat, jadi saya setiap hari melihat ada aja perbedaannya berkendara di daerah Senayan, Sudirman dan Thamrin. Puncaknya, perbedaan mulai saya rasain sekitar bulan Juli 2018, seketika Jakarta seperti disulap seperti berada di Singapura. Mulai dari pelebaran jalur pejalan kaki yang ditanami pohon dan tanaman, patung Pemuda Bundaran Senayan yang sudah mulai rapih dan terbuka, pintu masuk dan keluar halte MRT, sampai dengan perobohan jembatan penyeberangan di Bundaran HI.

Kadang-kadang sampe mikir, ini cost nya berapa banyak ya untuk pembangunan MRT ditambah persiapan Asian Games 2018?

Yaudahlah ya, ngapain jadi ikutan mikirin begini.

Selain itu, sekitar sebulan sebelum Asian Games dimulai, beberapa lagu yang menjadi soundtrack pun juga mulai disosialisasikan dan diperdengarkan di radio-radio. Sumpah enak-enak bangeeeet lagunya, paling favorit sih Unbeatable-nya JFlow sama Dira Sugandi, Dance Tonight juga asik banget, kolaborasi Indonesian singers yang dikenal dengan Energy 18 dengan lagunya Bright of the Sun juga kece bangeeet dan surprisingly penyanyi dangdut Via Vallen yang menyanyikan lagu berjudul Meraih Bintang aja jadi TOP HITS hingga saat ini. Super LOOOOVE!

Nah, kebetulan sewaktu opening Asian Games 2018 lalu, saya baru aja tiba di Labuan Bajo untuk honeymoon trip kedua setelah sebelumnya ke Yogyakarta. Jadilah setiba di hotel, malamnya saya dan suami nonton opening Asian Games 2018. OMG, Tari Saman-nya impressive dan cantik banget, suami saya sampai melongo lihatnya!

“Wah, keren bangeeeeet… It doesn’t look like in Jakarta, isn’t it?” respon saya saat itu.

Selama 28 tahun tinggal dan hidup di Indonesia, salah satu momen paling membanggakan ya melihat Opening Asian Games 2018 dan melihat atlet-atlet Indonesia yang keren-keren banget, apalagi atlet perempuan-perempuannya.

Pasti semua setuju kan?

Terlepas dari itu semua, animo masyarakat yang seminggu terakhir sebelum penutupan Asian Games juga gak kalah luar biasanya. Mau pagi, siang, sore, malam, baru kali itu lihat stadion Gelora Bung Karno sebegitu rame dan megahnya. Kita bisa lupa sama yang namanya situasi politik, ekonomi, provokator Pilpres, apalagi situasi dapur di rumah (LOL)

Ruamenya dahsyat banget kan? Tapi lihat animonya yang luar biasa, kita juga senang, walaupun harus dempet-dempetan, antri panas-panasan, keringetan dan super gerah, tapi kita semua happy banget?!

Kapan lagi masyarakat Indonesia bisa jadi satu seperti saat ini? Saling dukung satu sama lain, gak peduli atlet kita dari etnis apa, kita tetap dengan bangganya meneriakkan nama-nama mereka. Gak peduli si atlet ini agama apa, kita tetap dengan bangganya kasih selamat.

Ini loh Indonesia yang dari dulu adem ayem, bebas dari para provokator yang kerjaannya cuma mau mecah-belah Indonesia, yang bilang agama A lebih baik dari agama B, yang bilang calon presiden A lebih kece dari calon presiden B.

Andaikan Asian Games lebih lama ya waktunya, pasti berita-berita aneh nan provokatif yang seliweran di media sosial jadi ketutup sama berita para atlet Indonesia yang super kece berat.

Terima kasih seluruh atlet-atlet Indonesia yang sudah berjuang demi mengharumkan nama Indonesia di dunia internasional. Berkat seluruh kerjasama dan semangat para atlet lah, Indonesia kini berada di peringkat ke-4 compares to more than 40s Asian countries. Suatu capaian terbesar buat Indonesia, berada di 5 besar bersama dengan Negara-negara hebat seperti Cina, Jepang, Korea dan Iran.

Terima kasih juga buat Wishnutama, the best CEO and Creative Director in Indonesia, yang sudah buat Indonesia luar biasa kece di mata dunia dan always out of the box, sampai-sampai Presiden Dewan Olimpiade Asia (OCA) dan Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC) aja sampai terkagum-kagum dengan arrangement acara Opening dan Closing, hingga pertandingan yang sportif dan keren banget.

Indonesia memang menunjukkan sebagaimana mestinya Energy of Asia should be like!

Nah, sekarang kita juga harus mendukung para atlet kita di Asian Para Games 2018, yakni perhelatan kompetisi olah raga bagi kelompok penyandang disabilitas se-Asia. Jangan lupakan teman-teman kita yang berusaha meraih prestasi even though mereka memiliki keterbatasan tidak seperti manusia pada umumnya.

Saya Indonesia dan saya dukung Indonesia di Asian Para Games 2018!