Groceries Halloween Version~ | #MALAMINGGU Part. 2

Bonjour! Selamat datang di AMG! Vlog Cerita #18

Kita mau buat vlog khusus kegiatan kita di malam minggu nih! Untuk part kedua kali ini, kita mau ajak kalian jalan-jalan sambil groceries shopping di Rouen, Perancis.

Groceries Halloween Version~ | #MALAMINGGU Part. 2

Ngomong-ngomong soal groceries, karena suami ku vegetarian, jadi kita gak pernah beli produk daging, ayam atau makanan laut. Kita selalu beli bahan-bahan plant based, mentok-mentok beli produk turunan hewani seperti; telur, keju, susu~

Biasanya kita belanja seminggu-2 minggu sekali aja, jumlahnya variasi, tergantung menu apa yang mau kita buat, tapi biasanya kisaran 40 – 60 euro.

Kalau kalian groceries shopping biasanya berapa kali sebulan? Plus, spending berapa per belanjanya? Boleh leave comment di videonya langsung atau komen di blog post di bawah ini ya~

Terima kasih dan happy weekend~~!

Main Paragliding + Island Hopping to Hœdic | PART #2

Masih dari liburan musim panas kemarin di wilayah Bretagne, Perancis.

The best place to escape from heatwave in France. Abis panas-panasan saat heatwave bulan Juli lalu, akhirnya kita memutuskan untuk liburan di Bretagne (Brittany), sejuk dan dingiiin angin pantainya. Plus, lumayan untuk refreshing juga~

Lalu kita nyeberang ke pulau kecil yang terletak di bagian Barat Perancis, yaitu di Pulau Hœdic.

Mau tau gimana dan ada apa saja di pulau tersebut?

Tonton vlog barunya sampai habis yaa!

Malam mingguan di Perpustakaan? | #MALAMINGGU Part. 1

Akhirnya vlog baru di-upload juga! Kali ini kita mau buat vlog khusus untuk kegiatan kita berdua setiap malam minggu nya. Random banget sih pasti, karena kita suka melakukan hal-hal yang gak menentu, kadang ada yang cuma kerja di rumah + tiduran, ada cuma bebenah dll-nya. Harapannya, semoga vlog khusus ini bisa memberikan gambaran kalau tinggal di luar negeri, juga gak selalu seru, ada masa kita bosan untuk pergi, kesel gak bisa pergi kemana-mana saat weekend simply karena ada demonstrasi dan semua transportasi lumpuh gak ada yang beroperasi. Selain itu, kita juga berharap subscribers dan viewers kita terhibur untuk menonton setiap vlog yang kita buat dan mendapatkan inspirasi.

Untuk part pertama, kita mau ajak kalian jalan-jalan ke perpustakaan yang ada di Rouen, Perancis. Karena ini kota kecil, jadi gak terlalu banyak juga perpustakaan (dalam bahasa Perancis-nya, bibliotheque) yang ada disini. Gak sebesar, semewah dan sekomplit dengan yang ada di Paris, tentunya. Tapi apa sih yang sebenarnya kita butuhkan di perpustakaan, kalau bukan untuk membaca buku-bukunya dan menemukan spot nyaman untuk belajar, kerja dan ngerjain tugas-tugas?

So, jangan lupa subscribe dan kasih like ya kalau kamu suka sama videonya! Kalau mau ada pertanyaan dan kamu mau komen bisa juga leave comment di video kita.

Selamat menonton!

Jalan-jalan ke Festival “Perut” di Perancis? | #LVenFrance

Weekend kemarin aku dan suami datang ke Festival “Perut” di Perancis! Hahaha, aneh ya namanya? Tapi memang nama asli acaranya dalam bahasa Perancis memang seperti itu kalau kita terjemahkan secara harfiah ke bahasa Indonesia. Jadi, nama asli acaranya adalah Fête du Ventre, which means fête = festival dan ventre = stomach.

Yup, apalagi kalau gak berhubungan dengan makanan.

Jadi, event selama dua hari di weekend kemarin sangat ramai pengunjung, karena ternyata hobi atau aktifitas utama yang digemari oleh orang-orang Perancis itu ya yang berhubungan dengan gourmand/gastronomy atau kalau kita bilang kulineran a.k.a tukang ganyem, hahaha! Jadi, banyaaaak banget jenis-jenis makanan yang dijual di festival tersebut. Kita bisa memilih mulai dari appetizer, main course sampai dessert, semuanya ada di festival tersebut, (kecuali; nasi goreng, somay, ketoprak, dll, pastinya! Huhuhu). Soalnya semua produk yang dijual adalah lokal produk dari Normandie dan Bretagne region.

Mau tau ada apa saja di festival tersebut? Sila ditonton sampai habis vlog terbarunya!

Sekalian juga, bagi yang belum subscribe, jangan lupa di-subscribe dulu ya.. terus bisa tulis di kolom komentar kira-kira mau kita buat video apalagi untuk kedepannya?

Terima kasiiiih!

Bisous.

Beauty Diary #1: Kenapa banyak Mineral Thermal Water di Perancis?

Selain surganya produk perawatan kulit, mungkin sudah banyak juga yang tahu kalau ternyata Perancis adalah salah satu negara yang terkenal dengan produk perawatan kulit dan produk kecantikannya.

Bagi yang sudah pernah ke Perancis, pasti tahu betul kalau kalian masuk ke dalam sebuah toko obat atau pharmacy, pasti kalian dapat dengan mudahnya menemukan berbagai brands baik produk perawatan kulit, maupun produk kecantikan. Bahkan beberapa diantaranya sudah menembus Indonesian market dan menjadi produk yang terbilang “eksklusif” karena harganya yang cukup mahal. Dikarenakan barang-barang tersebut biasanya masih di import langsung dari Perancis.

Berbagai merk produk perawatan kulit dan kecantikan yang cukup terkenal dan banyak terjual di Perancis, diantaranya; Avène, Bioderma, La Roche Posay, Urage, Vichy dan sebagainya. Dimana beberapa diantaranya sudah ada yang masuk ke Indonesia. Aku tuh suka memerhatikan satu per satu produk diatas yang ada di pharmacy setiap kali berkunjung.

Setelah saya sadari, ternyata semua merk diatas sama-sama memiliki produk sejenis, yaitu sama-sama memiliki produk mineral thermal water spray, bahkan kandungan mineral thermal water hampir ada di setiap produk lainnya seperti moisturizer, cream, bahkan tabir surya.

Tapi sebenarnya awal-awal menggunakan kayak masih bingung, apa sih mineral thermal water ini? Khasiat dan manfaatnya apa saja?

Aku sendiri sebenarnya baru beberapa bulan ini menggunakan salah satu produk mineral thermal water, terutama sejak aku pindah ke Perancis. Soalnya sejak disini, ada aja permasalahan kulit yang timbul mulai dari yang awalnya seumur-umur engga pernah punya alergi tetiba aja ada alergi dong yang datang, namanya pollen allergy. Apalagi tuh pollen allergy? Jadi, ini semacam alergi yang datangnya dari serbuk sari yang ada baik di pohon maupun tanaman. Biasanya sering timbul dan terbang jatuh dari pohonnya diantara musim dingin dan musim semi. Rasanya super gatel dan timbul bintik-bintik di tangan, muka dan leher. Alergi ini memang terkenal banget di Perancis, aku engga tahu sih ya kalau di negara Eropa lain juga banyak yang mengalami alergi tersebut atau engga, tapi yang aku tahu memang di Perancis itu buanyaak banget yang kena alergi ini. Dan katanya, biasa dialami oleh anak-anak.

Loh, terus lo kok bisa kena juga?

Please, don’t ask me why, sejujurnya aku pun engga tahu kenapa bisa kena juga.

Sebelum pembahasan lebih lanjut terkait dengan manfaat mineral thermal water ini, mari kita bahas terlebih dahulu mengenai mineral thermal water itu sendiri. Jadi, mineral thermal water ini berasal dari sumber mata air yang berada jauh di dalam tanah yang sudah terpendam sejak lama, oleh karena itu juga, sering disebut geothermal water (air panas bumi). Perbedaannya dengan air biasa pada umumnya adalah karakteristik kandungan fisik dan kimia yang berbeda. Banyak elemen mineral yang terkandung didalamnya yaitu diantaranya chlorides, sodium, potassium, calcium dan magnesium. Mulai dari suhunya, aliran airnya dan unsur lainnya yang terkenal sangat bermanfaat bagi kesehatan kulit dan dapat menyembuhkan berbagai gangguan penyakit kulit.

Di Perancis sendiri surprisingly ternyata banyak banget titik daerah yang terkenal kaya akan mineral thermal water nya, rata-rata nama produk yang saya sebutkan diatas juga memiliki sumber mineral thermal water tersendiri dengan nama tempat yang sama dengan nama produknya. Seperti misalnya Avène yang memiliki tempat spa khusus bagi yang ingin melakukan perawatan kulit di pusat pemandian air panasnya yang terletak di desa Avène tepatnya di sepanjang sungai Orb. Sama seperti Avène, La Roche-Posay, Vichy, Uriage dan Evian masing-masing nama berasal dari tempat atau daerah dimana mineral thermal water tersebut berada. Semua berada di Perancis, kecuali Evian yang berada di danau Leman, Switzerland.

Khasiatnya memang buanyak banget untuk kulit. Sebenarnya aku sempat meremehkan fungsi dari soothing spray atau mineral thermal water spray dulunya. Abisan aku pikir, cuma air doang kenapa mahal banget sih harganya?!

Sampai akhirnya aku memiliki beberapa pengalaman dalam menggunakan spray ini, contohnya aja pada saat alergi waktu itu. Nah, untuk menghilangkan rasa gatel dan iritasinya aku menggunakan mineral thermal water spray, sambil mengkonsumsi obat dari dokter. No advertising, no paid promote ya, aku saat itu menggunakan Avène mineral thermal water spray. Emang kebantu menyegarkan dan buat kulit yang kena alergi jadi kalem banget sih dan meredakan peradangan saat kulit aku lagi alergi-alerginya. Mungkin juga karena dibantu dari obat yang aku minum, tapi pengobatan jadi terasa cepat karena aku juga memanfaatkan spray yang aku semprot ke beberapa bagian tubuh yang terkena alergi paling banyak.

Engga hanya pas alergi aja sebenernya aku pakai Avène mineral thermal water spray ini, tapi sejak saat itu jadi lebih seriiiiing banget. Sehari bisa nyemprotin 3 – 5 kali, pokoknya setelah bangun tidur, sehabis mandi itu wajib, sehabis maskeran wajib, abis keluar panas-panasan juga wajib. Soalnya, ternyata emang kulit muka aku gampang banget bermasalahnya sejak pakai air keran disini. Setelah cari tahu,

…memang air keran di Perancis yang biasa kita pakai untuk mandi dan minum ini, kandungan mineralnya sangat tinggi dan banyak dari penduduk di Perancis maupun imigran/pendatang merasa langsung engga cocok dengan airnya…

selalu ada aja masalah tiba-tiba beruntusan, jerawat gampang banget datengnya, bintik hitam juga makin banyak dan masalah lainnya. Itu yang setidaknya aku rasain selama 10 bulan tinggal di Perancis, masalah kulit terutama muka, jadi gampang banget bermunculan.

Akhirnya, cara mengatasinya, setiap mandi atau cuci muka dengan air keran, aku langsung semprotin Avène mineral thermal water spray ke seluruh wajah. Supaya menetralisir air keran yang aku pakai untuk cuci muka setelahnya. Setelah aku riset, memang ternyata si Avène inilah yang produknya memiliki kandungan mineral paling rendah kalau kita bandingkan dengan produk lain yang sudah aku sebutkan diatas. Makanya aman-aman aja untuk dipakai dan dimasukan ke dalam salah satu skincare produk wajib!

Selain itu, kalau misalnya kamu punya jerawat yang lagi matang-matangnya nih atau sekiranya besok bakalan membesar, biasanya aku semprot Avène ke kapas terus di tap-tap aja di bagian jerawat tersebut, paling engga bisa meredakan peradangan jerawatnya dan menghilangkan kemerahan. Waktu musim panas kemarin juga aku sering banget semprot ke muka, tangan dan badan yang agak kebakar karena matahari, aku semprot juga ke suami yang kulitnya gampang banget kemerahan karena terbakar, jadi rasanya lebih adem dan menenangkan.

Summer holiday holy grail

Ternyata sebanyak itu manfaat dan khasiatnya, bahkan masih ada khasiat lainnya sekalipun penyakit kulit yang kronis seperti eczema.

Sebenarnya buat yang ada di Indonesia, gak usah jauh-jauh dan mahal-mahal beli mineral thermal water spray, karena sebenarnya di Indonesia juga buanyaak banget yang beberapa diantaranya sangat terkenal seperti di Maribaya dan Ciater, makanya engga heran kalau disana banyak banget orang-orang yang ‘berobat’ atau hanya sekedar merasakan air panas disana. Karena di Jakarta mineral thermal water spray ini masih jadi barang yang agak mewah dikarenakan harganya yang cukup mahal. Sedangkan disini harganya sangat terjangkau, tapi kalau disini mendingan langsung beli botol besarnya aja, soalnya harganya dibanding dengan botol kecil hanya berbeda 40 – 50 cents aja, which is sayang bangetkan?

Kalau kalian ada pengalaman lain gak setelah menggunakan produk mineral thermal water spray? Boleh share di kolom komentar di bawah ini ya!

WITT #32: Sedih banget.

Iya, seperti judul diatas sebenernya aku lagi merasa sesedih itu. Segala hal terjadi beruntun baik di Indonesia dan negara tempat aku tinggal saat ini, yaitu Perancis. Entah sejak kapan perasaan ini kayak hilang timbul aja gitu sesuai dengan beberapa kejadian yang terjadi di sekitarku.

Hal paling sedih itu kayaknya dimulai ketika kabar duka datang dari Indonesia saat aku tahu Presiden ke-3 Indonesia meninggal dunia yaitu Almarhum BJ. Habibie. Kayaknya yang sedih gak cuma aku aja sih, pasti hampir seluruh Indonesia merasa berduka. Aku yang gak kenal secara personal, yang cuma pernah ketemu almarhum 2 kali seumur hidup aja, hati merasa hancur, gimana anak-anak dan keluarga besarnya? Selama 7-10 hari setelah almarhum meninggal dunia, yang aku tonton di Youtube cuma video-video almarhum.

DAN MEWEEEK DONG.

Sesedih itu ngeliat video-videonya. Rasanya kayak kehilangan kakek dan orang tua sendiri. Part tersedih dan bisa bikin mewek banget itu kalau lihat video beliau lagi ketawa dengan jenakanya. Ciri khas almarhum banget deh kalau ketawa.

Aku tuh sampe kepikiran, rasanya pengen bangeeet mengunjungi pemakaman almarhum, kalau nanti balik ke Indo. Setiap kepikiran kayak gitu, akhirnya berakhir dengan shalat dan doa untuk almarhum. Di setiap doa yang aku panjatkan ke almarhum, bayangan wajahnya yang sedang senyum entah kenapa kelihatan jelaaasss banget di bayangan aku, I don’t know why.

Hal tersedih kedua itu hati makin hancur ketika setiap buka Twitter dan Instagram yang diberitakan itu seputar kebakaran hutan di Indonesia, UU KPK yang akhirnya disahkan dengan terburu-buru dan seakan-akan ingin melanggengkan ‘budaya’ korupsi di Indonesia, belum lagi soal #ReformasiDikorupsi terkait sejumlah RUU dan RKUHP yang lagi marak banget dan mengakibatkan demonstrasi di sejumlah kota di Indonesia. Sebenarnya yang paling sedih itu, ketika tahu beberapa teman-teman di Jakarta sedang memperjuangkan hak-haknya, tapi aparat kepolisian yang seharusnya mengayomi malah memperlakukan mereka seperti musuh besar yang harus dimusnahkan di muka bumi. Banyak mahasiswa dan jurnalis sudah menjadi korban, sedikit dari mereka yang bahkan meninggal dunia. Padahal mereka hanya ingin aspirasi mereka didengar.

Gak cuma sampai disitu.

Tepat seminggu lalu, di kota aku tinggal yaitu di Rouen, Perancis, baru aja ada kejadian yang paling menyeramkan selama aku hidup. Memang mungkin ini gak bisa kita bandingkan dengan bencana alam tsunami ataupun gempa bumi ya, tapi ini juga berdampak buruk sekali. Jadi, hari kamis tanggal 26 September 2019 lalu, tepatnya pukul 3 pagi, salah satu chemical plant pabrik bernama Lubrizol terbakar. Kenapa menyeramkan? Karena di pabrik tersebut memiliki setidaknya lebih dari 5.000 ton bahan kimia yang berbahaya baik untuk lingkungan dan kesahatan.

Setelah 5 hari masyarakat sekitar merasa gusar akibat dari bau asap yang ditimbulkan pada kebakaran Lubrizol tersebut, akhirnya Prefecture setempat mengumumkan dan mempublikasikan hasil dari analisis bahan kimia yang dapat berakibat buruk bagi lingkungan sekitar dan kesehatan manusia. Baunya emang senyengat itu, apalagi 1 – 4 hari pasca kejadian tersebut. Beberapa kali sempat hujan, aku pikir akan menghilangkan bau dari asap tersebut, ternyata enggak sama sekali, baunya semakin nyengat bahkan masuk hingga ke dalam apartemen.

Sumber: Instagram
Ini asepnya saat melewati atap apartemen kita pukul 09.00 pagi

Akhirnya genap seminggu pasca kebakaran, suami ngajak aku untuk pindah dulu sementara waktu di rumah Mamanya di kota Orleans. Enggak tau sampai kapan, tapi sebegitu takutnya kita akan efek samping dari kebakaran tersebut. Karena sekarang baunya dan kandungan kimia seperti sudah menempel di bangunan-bangunan, aspal jalanan, trotoar, angkutan umum dan sebagainya. Jadi kita berencana untuk melakukan medical check up di Orleans, untuk jaga-jaga kalau di dalam tubuh kita tidak mengandung beberapa zat bahaya yang disebutkan di dalam list tersebut. Parahnya, zat-zat berbahaya ini bisa menempel dimana saja, air, bangunan dll bahkan sampai waktu yang tidak bisa ditentukan. Banyak penduduk yang sudah merasakan sakit di tenggorokan, mata dan saluran pernafasan, bahkan ada yang sampai muntah dan merasa mual tiap kali bernafas.

Kejadian ini seakan-akan mengingatkanku dengan kejadian kebakaran hutan di Indonesia. Aku seperti merasakan nasib yang sama, walaupun sebenarnya di Indonesia bahkan lebih parah dan sudah sebulan lebih merasakannya.

Ternyata memang hidup sehat dan berada di lingkungan yang sehat itu mahal banget ya harganya. Beruntunglah bagi orang-orang yang bisa bernafas dengan lingkungan yang bersih dan gratis. Karena di belahan dunia ini, mungkin ada orang-orang yang sulit walaupun hanya untuk bernafas dan untuk memiliki lingkungan yang bersih.

Terima kasih sudah membaca curhatanku ini ya.

Astrid

Summer in Brittany, France : What to visit & to do?

When we talk about France, we did not only talk about Paris, Versailles or Disneyland. France is beyond all of these places. This summer, me and my husband had a chance to visit a town located on the west coast of France, in Brittany department (in French, Bretagne), which called Pénestin. We went there when we just experienced the hottest days in France during the canicule (heatwave) which has reached until 43 degrees.

I was surprised when I just arrived and set my feet at the train station in Saint Nazaire, the weather was much cooler, breezy windy and a bit of rain.

For your information, to get to Pénestin by train, you have to stop either in Saint Nazaire station or La Baule Escoublac station. La Baule Escoublac actually the closest one, 30 mins drive by car from Pénestin.

We stayed in a rented-house which were closed to the La Mine d’Or beach. It was very good, comfortable and close to all shopping centre, cafes and restaurants. The most important, it just walks 5 minutes away to go to the La Mine d’Or beach. No wonder we always went swimming on the beach.

Other ways, you can also do the camping and caravaning, there are several camping points where you can stay with your family and friends.

Also, there are plenty of choices of beach in Pénestin where you can access easily only by walk! Yes, by walk. It takes some times but it’s worth to visit. From the north to south at least there are more than 10 points of beach among others are; Loguy beach, Lomer beach, La Source beach, La Mine d’Or beach, Poudrantais beach, Loscolo beach, La Bile beach, Palandrin beach, Pont Mahe beach and more.

In Poudrantais beach, you can do kayak, surfing, sailing and kite-surfing. There is a place where you can rental things you want to do there to complete your holiday. Last time my husband was curious to try paragliding (parapente, in French), where you can starts from La Mine d’Or cliffs for 10 up to 30 minutes. If you are first-timer, there will be a guide who will join you in the same paragliding, so you will feel less scared.

My recommendation is trying to visit Pont-Mahe beach, you can feel the difference in the seawater there, which feel warmer than the other seas. And also went to La Bile beach where you can see plenty of mussels farming if the tide is low. Usually, people will hunt to catch other seafood, like the oyster, mussel, fishes on this island. So if you want to experience that too, better to prepare your own bucket.

Here are the sneak-peek from the first part of our summer vacation’s vlog in Pénestin, Brittany.

I really recommend you to visit this town during the summer holiday, moreover to escape from the heatwave!



MAIN KE KAMPUNG NENEK PERANCIS! | AMG! Vlog Cerita #13 | La Vie en France Eps. 7

Hallooo teman-teman. Ada video baru di AMG! Vlog. Kali ini kita liburan di kampung Neneknya suami di Nouan le Fuzelier di Perancis. Seru bangeeet! Aku belajar hal-hal baru selama sama Nenek.

DAAAAN… ternyata aku baru tahu juga kalau Nenek jago main egrang! WOW!

Penasaran kan seperti apa? Tonton ya videonya. Bagi yang belum subscribe, jangan lupa subscribe, like dan comment di videonya ya. Kalau ada yang mau nanya-nanya atau kenalan di Youtube, bisa banget jugaa dongg..

See you there and terima kasih!

HARI TERPANAS DI PERANCIS? SAMPAI 42 DERAJAT CELSIUS!

In this new vlog, we want to take you to the mustard city in France, called Dijon. Even though it was the second time we visited Dijon, this time was the hottest summer that we ever experienced!

This is the first time we felt like always followed by the sun, even at night was very very hot!

Want to see how was it? Watch this vlog and don’t forget to subscribe us!

Thank you!