Mengurus Visa Long Sejour: Ngapain aja di Kantor OFII?

Akhirnya, legal tinggal di Perancis! Yaaay, alhamdulillah…

Itulah kira-kira yang saya rasakan dan ucapkan kepada suami setelah mendapatkan stiker dari OFII di paspor saya. Buat yang pertama kali mengurus ini pasti senang banget ketika syarat-syarat yang OFII berikan, berhasil terlewati.

Deg-degan gak? Jelas, bahkan deg-degannya udah dari seminggu sebelum pertemuan.

Kalau beberapa waktu lalu saya sempat sharing mengenai dokumen apa saja yang harus diurus setibanya di Perancis, kali ini saya mau coba berbagi pengalaman saya ketika beberapa waktu lalu melakukan pertemuan di OFII untuk memenuhi beberapa proses lainnya. Sebenarnya tidak terlalu sulit dan menegangkan seperti yang saya pikirkan, untuk proses sendiri hanya memakan waktu sekitar 1-2 jam, tergantung hari itu apakah banyak imigran lainnya atau tidak. Kalau kemarin, dari semua proses yang saya lakukan, durasinya hanya memakan waktu sekitar 1.5 jam saja.

Pertama, setelah kamu menerima undangan pertemuan (convocation) dari pihak OFII yang biasanya terdiri dari;

  • undangan melakukan tes radiologi (test de radiologie),
  • medical check-up (médical générale),
  • tes tertulis bahasa Perancis (test écrit en français) dan wawancara (entrevue)

Waktu itu, saya menerima 2 jadwal dengan hari yang berbeda; hari pertama saya diminta untuk melakukan tes radiologi.

Nah, tes radiologi adalah step kedua. Lokasi tes radiologi-nya berbeda dengan kantor OFII ya dan mereka yang menentukan dimana tempatnya. Untungnya lokasi tes radiologi saya dekat banget sama apartemen, jalan kaki cuma 10-15 menit aja. Prosesnya lagi-lagi termasuk cepat sih, jadi jadwal saya itu sebenarnya pukul 14.00, tapi kita sudah tiba di lokasi pukul 13.45. Which is ternyata bagus, karena ternyata saya dipanggil lebih cepat, hehe. Seperti tes radiologi pada umumnya, sebenarnya tes radiologi ini hanya ingin mengetahui apakah ada penyakit serius terutama pada bagian tertentu, dimulai dari tenggorokan dan bagian keseluruhan paru-paru serta jantung.

Langkah ketiga, tepat keesokan harinya, saya langsung ke kantor OFII. Kemarin, saya dapat undangan untuk datang pukul 09.00 pagi, tapi saya dan suami sudah tiba sekitar pukul 08.30 pagi, karena memang tidak terlalu jauh dari apartemen kami tinggal, hanya sekitar 15 menit dengan Metro. Begitu sampai di kantor OFII, kami menunggu beberapa orang lain yang sedang mengantri, lalu setelah giliran kami, kami pun bilang kalau saya ada janji untuk mengikuti proses verifikasi visa long séjour, dengan menunjukkan undangan dari OFII.

Pihak resepsionis pun menyuruh saya untuk langsung masuk ke dalam ruangan (seperti kelas dengan banyak meja dan bangku-bangku). Ternyata disitu saya diberikan kopian Contrat d’Intégration Républicaine (CIR), kontrak ini meminta kita untuk berkomitmen terhadap prinsip-prinsip dasar negara Perancis, serta beberapa persyaratan lain yang harus saya ikuti seperti kegiatan-kegiatan yang harus saya jalankan kedepannya untuk mendapatkan carte de séjour.

Apa aja tuh aktifitasnya?

  1. Pelatihan Kewarganegaraan (Formation Civique) >> akan ada sekitar 4 pertemuan pertama yang harus dijalankan, untuk apa? Agar kita bisa mengetahui dan memahami sejarah, prinsip dan nilai-nilai negara Perancis dan sebagainya.
  2. Pelatihan Bahasa (Formation Linguistique) >> kalau kemampuan bahasa Perancis kita di bawah level A1, maka OFII akan menyediakan kursus bahasa Perancis secara gratis!! Dan di akhir kursus, akan ada ujian dan kalau kamu dinyatakan lulus, kamu akan diberikan sertifikat lulus ujian.
  3. Pendampingan menuju integrasi profesional (Accompagnement vers l’insertion professionnelle) >> kamu akan mendapatkan arahan untuk mencari pekerjaan di Perancis yang sesuai dengan kemampuan dan pendidikan kamu.
  4. Informations (Informasi) >> kalau ini lebih kepada informasi yang sifatnya publik, seperti gimana caranya kalo kamu mau melanjutkan studi di Perancis, membuat asuransi kesehatan, membuat sécurité sociale dan sebagainya.

Masih di ruangan yang sama, akhirnya saya dan beberapa orang lainnya (waktu kemarin, mungkin ada sekitar kurang dari 15 orang) diberikan 5 halaman kertas yang berisikan ujian tertulis bahasa Perancis.

Terus soal-nya kayak gimana, sih?

Kalau menurut saya, kemungkinan besar soal-soal yang diberikan berbeda antara satu dengan yang lainnya. Tergantung apakah kamu baru mau mengajukan visa long séjour atau sedang mengajukan carte de séjour, karena kemarin itu pesertanya campur, bahkan beberapa imigran ada yang sudah sedikit fasih menggunakan bahasa Perancis.

Tapi kalau saya, karena baru dan ingin apply visa long séjour, jadi diberikan tes untuk level A1. Di dalam kertas soal itu terdapat total 5 bagian soal yang terdiri dari; 1 bagian asosiasi (mencocokan gambar dengan artinya dalam bahasa Perancis), 2 soal pilihan ganda, 1 bagian untuk mengisi formulir dalam bahasa Perancis, 1 bagian untuk mendeskripsikan situasi berupa paragraf sesuai dengan yang ada pada gambar, dan 1 bagian untuk mendeskripsi.

Setelah menjalani tes tertulis, saya tersadar kalau saya masih sangat kurang dalam mendeskripsikan situasi dari gambar yang diberikan di dalam soal, karena sisanya saya bisa menjawab dengan benar.

Kok saya tau jawabannya benar? Soalnya setelah selesai langsung dikoreksi dan diberikan nilai sama petugasnya!

Sayangnya, ternyata bagian mendeskripsikan gambar itu, nilainya lumayan besar! Huhu..

Oke, lanjut…

Bagian keempat, setelah selesai tes tertulis, akhirnya saya dipanggil oleh petugas lain untuk wawancara. Wawancaranya bukan untuk melatih bahasa Perancis kok, tapi lebih kepada pengumpulan dokumen, pekerjaan terakhir di Indonesia, diploma terakhir di Indonesia, lalu kita ditanya apakah kita mau kerja nanti di Perancis, dan sebagainya.

Alhamdulillah staff-staff yang saya temui di OFII Rouen ini, informatif, baik-baik dan ramah sekali, yang wawancara saya juga bisa berbahasa Inggris walaupun tidak terlalu fasih. Dia juga ngasih saya beberapa informasi penting, seperti; kalau saya mau menerjemahkan diploma sertifikat dari Indonesia ke bahasa Perancis saya harus melakukan apa dan menghubungi siapa, provide informasi berupa website untuk mencari pekerjaan, juga gimana caranya mentransfer Surat Izin Mengemudi (SIM) Indonesia ke Perancis, walaupun dia bilang juga tidak semua negara bisa melakukan itu, tapi kalo saya mau cek bisa langsung ke kantor préfecture untuk mengurusnya.

Setelah selesai melengkapi informasi personal dan wawancara, saya diminta untuk menemui dokter untuk general check-up. Ada 2 dokter yang saya temui sih, yang pertama saya ditimbang berat badan dan diukur tinggi badan, setelah itu ambil darah untuk cek gula darah. Setelah itu kita harus menjawab beberapa pertanyaan yang ada di komputer dokternya, apakah kita perokok aktif, apakah sering pusing, dsb. Kalau dokter kedua lebih ke pemeriksaan detak jantung, bagian punggung belakang, tenggorokan dan tekanan darah. Lalu, dokter menanyakan beberapa vaksin yang sudah pernah saya jalani dari kecil hingga vaksin terakhir.

Dan, ada informasi penting, ternyata bagi kalian yang ingin hamil, sebaiknya melakukan vaksin Rubéole atau di bahasa Indonesia nya rubella terlebih dahulu. Kenapa penting? Karena nanti akan sangat membahayakan bagi jabang bayi kalau kita tidak melakukan vaksin ini. Jadi, akhirnya dokter membuatkan semacam surat rujukan agar saya mendapatkan vaksin tersebut dengan dokter atau rumah sakit setempat.

Nah, yang terakhir atau kelima, setelah semua pemeriksaan dan sudah dapat certificat de controle medical dari dokter, saya harus balik lagi ke ruangan staff yang wawancara saya sebelumnya. Disitu saya diminta untuk menandatangani kontrak CIR yang saya sebutkan diatas, dijelaskan kalau saya sudah dijadwalkan dan didaftarkan untuk ikut kursus bahasa Perancis level A1 selama beberapa bulan ke depan, juga mengikuti beberapa pelatihan kewarganegaraan atau formation civique.

Setelah itu, voilaaaa… stiker OFII untuk visa long séjour saya akhirnya resmi ditempel di halaman visa paspor saya! Bahkan petugasnya sempat memberikan selamat,

“Congratulation, Astrid! Now you are legal living in France. With this, you can also travel to other European countries, get the benefit for health insurance, education, etc.”

Dan dia sempat mengingatkan juga kalau 2 bulan sebelum masa berlaku visa saya habis, saya sudah harus mengurus carte de séjour di Préfecture setempat!

Oh iya, nanti pada akhir pertemuan kursus bahasa dan formation civique, kita akan mendapatkan sertifikat! Sertifikat yang akan kita dapatkan dari kursus bahasa Perancis dan formation civique harus dilampirkan ketika kita ingin mengurus carte de séjour setelah visa long séjour kita akan habis masa berlakunya. Jadi, harus disimpan baik-baik semua dokumen yang diberikan oleh OFII, karena siapa tahu kita akan membutuhkannya suatu hari nanti.

Begitu kira-kira pengalaman saya 1.5 jam di kantor OFII. Alhamdulillah masih terbilang lancar dan tidak ada kendala, karena saya sempat melihat dan mendengar banyak dari beberapa WNI yang ada di Perancis, sempat lamaaa sekali untuk RDV di kantor OFII, karena biasanya kantor OFII biasanya hanya ada di kota-kota besar di Perancis. Ada yang bahkan kantor OFII nya bisa dibilang kurang kooperatif, jadi makanya saya bersyukur banget, semuanya berjalan dengan lancar.

Semoga teman-teman yang juga lagi nunggu RDV dari OFII, juga diberikan kelancaran ya!

Semangat!

2 thoughts on “Mengurus Visa Long Sejour: Ngapain aja di Kantor OFII?

  1. Salam kenal mbk saya baru di perancis dan baru mau mengurus Visa ls..dan ini sangat membantu sekali karena saya rdv Sama ofii bulan depan.. Dan artikelnya bikin saya jadi sedikit mengurangi rasa nervous.. Mau tanya tanya boleh gak via email..

    Like

    1. Halo Mba Emma, senang kalau artikelnya sangat membantu dan mengurangi stress hehe. Saya paham banget rasanya!
      Boleh sila kontak ke email yang ada di profil ini kalau ada pertanyaan lain. Pasti akan saya balas 🙂

      Enjoy France!

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.