Susah gak sih menikah dengan Warga Negara Perancis di Indonesia? (Part 1)

Pertanyaan ini mungkin menjadi pertanyaan yang sangat umum yang ditanyakan oleh perempuan atau laki-laki Indonesia yang ingin menikah dengan Warga Negara Perancis (jadi, saya akan menjelaskan secara detail dokumen apa saja yang dibutuhkan dan bagaimana prosesnya), karena kebetulan saya menikah dengan WN Perancis, tapi mungkin kurang-lebih dokumen yang dibutuhkan juga akan sama walaupun kamu menikah dengan WN lain. Pada dasarnya ada beberapa perbedaan mendasar dalam mengurus beberapa dokumen izin menikah dengan WN Asing, tergantung dari apakah calon WNA kamu saat ini menetap atau sedang tinggal di Indonesia atau hanya turis yang sedang berkunjung dan memiliki tujuan untuk menikah dengan WN Indonesia. Nah, kalau cerita saya, suami saya memang orang asli Perancis yang masih tinggal dan menetap di Perancis, jadi saat kesini, suami saya memang hanya menggunakan visa turis biasa saja.

Hal lain yang harus banget di-highlighted, jangan pernah lelah untuk Googling dan bertanya sebanyak-banyaknya kepada orang yang berpengalaman mengenai pernikahan dengan WN Asing. Banyak bertanya juga ke beberapa instansi pemerintah terkait, seperti; Kelurahan, Kecamatan, KUA dan lainnya. Tapi, siap-siap aja ya, karena birokrasi di Indonesia memang sangat sangat melelahkan dan merogoh kocek banyak untuk urusan pernikahan (at least, yang sudah saya alami). Kalau ada waktu dan kamu punya jadwal yang cukup sibuk dengan urusan kuliah maupun kerja, ada baiknya juga untuk membuat Timeline lengkap dengan dokumen yang dibutuhkan, waktu pengurusan dan deadline untuk membuat atau menyusun dokumen-dokumen tersebut, tapi itu pilihan sih sebenarnya, mungkin karena saya orangnya sudah terbiasa terorganisir sejak banyak bekerja menjadi event organizer, jadi apa-apa kalau bisa ada timeline-nya. Sebagai contoh, format timeline bisa dibuat dengan format sederhana yang bisa kalian unduh disini.

Sebelum memulai beberapa step di bawah ini, pastikan untuk fotokopi semua dokumen umum seperti fotokopi KTP pribadi, fotokopi KTP kedua orang tua, Kartu Keluarga, Akte Kelahiran, juga siap-siap untuk membawa seluruh dokumen aslinya.

Nah, sekarang perhatikan baik-baik beberapa langkah berdasarkan yang sudah saya lakukan sesuai urutannya:

Pertama, persiapkan seluruh dokumen pendukung untuk pendaftaran pernikahan paling lambat 3 (tiga) bulan sebelum ya. Jadi, awalnya saya memulai dengan dokumen yang dikeluarkan oleh Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) setempat. Dokumen tersebut diantaranya, Surat Pengantar dan Surat Pernyataan Belum Menikah. Keduanya nanti akan ditandatangani oleh Ketua RT dan RW, dengan diketahui oleh orang tua sebagai wali nikah.

Kedua, bawa semua dokumen pendukung seperti, fotokopi KTP pribadi, fotokopi KTP kedua orang tua, fotokopi Kartu Keluarga (KK), beserta Surat Pengantar dan Surat Surat Pernyataan Belum Menikah yang sudah ditandatangani oleh Ketua RT dan Ketua RW, dan sudah dibubuhi materai 6.000, ke kantor Kelurahan setempat untuk minta dibuatkan Surat N1, N2, dan N4, serta Surat Pengantar Menikah untuk dibawa ke Kecamatan.

Apa itu surat N1, N2, N4? Merupakan surat keterangan yang menjelaskan mengenai pernikahan (N1), surat keterangan asal usul (N2) dan surat keterangan tentang orang tua (N4). Saat proses ini, tidak dipungut biaya, tapi waktu itu di Kelurahan dimana saya tinggal, petugas menanyakan apakah mau melakukan infaq/sedekah seikhlasnya atau tidak.

Ketiga, bawa seluruh surat-surat diatas ke kantor Kecamatan dimana kalian tinggal. Ini untuk mendapatkan Surat Keterangan/Surat Pengantar yang ditandatangani oleh Camat. Surat ini berisikan bahwa calon pengantin akan mengadakan pernikahan di lokasi atau area yang diinginkan untuk ditujukan atau dibawa ke kantor KUA setempat. Berhubung waktu itu lokasi pernikahan kami berada di Kecamatan yang berbeda dengan wilayah tempat tinggal calon mempelai wanita, jadi saya harus mengurus Surat Numpang Menikah.

Keempat, mengurus atau meminta pasangan WN Perancis untuk mengurus Akte Kelahiran (Act de Naissance). Hal ini yang pada awalnya bikin tegang, berhubung suami saya tidak lahir di mainland Perancis, melainkan di Negara Bagian Perancis namun terletak di Benua Amerika, yaitu di kota Kourou, Guyane. Dan untuk meminta Akte Kelahiran ini biasanya memakan waktu sekitar 4-7 hari pengiriman sejak proses request oleh suami saya. Belum lagi untuk mengirimkan Akte Kelahiran asli tersebut ke Jakarta yang biasanya memakan waktu 7-10 hari. Hal-hal seperti ini harus diperhatikan dengan seksama, agar dapat selesai tepat waktu dan patut diperhatikan bahwa Akte Kelahiran ini hanya berlaku selama 3 bulan sebelum pernikahan berlangsung.

Kelima, step kali ini diperuntukan untuk calon suami/istri yang merupakan WN Asing yaitu mengurus dokumen di Kedutaan Besar. Mengurus dokumen pernikahan di Kedubes tidaklah mudah, tetapi juga tidak bisa dibilang sulit asalkan semua step nya diperhatikan dengan jelas dan seksama. Untungnya, pihak Kedutaan Besar Perancis juga sangat kooperatif dalam proses pengurusan dokumen. Bagi yang mengurus pernikahan di Kedubes Perancis pasti akan bertemu dengan Madame Cempaka. Beliau pun juga sempat wawancara awal terkait dengan calon saya waktu itu, mulai dari pertanyaan-pertanyaan seperti; sudah pernah bertemu dengan calon atau belum? Kalau sudah, kapan dan dimana bertemunya? Semua dijelaskan menjadi satu kronologis yang kemudian di record dan dicatat untuk menjadi informasi tambahan.

Mau tahu dokumen apa saja yang diberikan ke pihak Kedubes? Simak di Part 2 ya!

 

…to be continued

3 thoughts on “Susah gak sih menikah dengan Warga Negara Perancis di Indonesia? (Part 1)

  1. Salam kenal mba, terimakasih atas sharing nya sangat membantu! 🙂
    Saya mau tanya untuk proses ke kedubes apakah bisa diwakilkan?apakah harus bikin janji temu?
    Sangat ditunggu balasan dari mba. Terimakasih 🙂

    Like

Leave a Reply to herloveabout Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.