Jakarta dalam bayang-bayang gelap(nya) 

Ini bukan lagi perkara seorang Muslim harus memilih Pemimpin yang Muslim, dan jika Muslim memilih Pemimpin Nasrani lalu mereka disebut pengkhianat. Maupun sebaliknya.

Bukan!

Ini bukan lagi ajang dimana individu atau kelompok “memamerkan” siapa yang paling beriman dan beragama!

Tapi melibatkan agama untuk kepentingan politik individu maupun sekelompok orang sangatlah tidak etis! Hal ini JELAS hanya mengembangbiakkan, mensejahterakan dan “memakmurkan” intoleransi di Indonesia.

Harusnya, Anda tahu dan belajar soal itu, Pak.

Kecuali kalau integritas Bapak sudah hilang atau bahkan ‘dijual’ demi melanggengkan dan mewujudkan mimpi-mimpi Bapak!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.