1st timer using BlablaCar

Post ini sebenernya udah diketik sekitar bulan Agustus lalu, tapi kelupaan gitu aja buat dilanjutin dan di post saat itu, berhubung saya sibuk banget sama kerjaan selama di Jenewa dan of course…. sibuk jalan-jalan dan menikmati hidup! Hehe.

Sekitar 2 minggu lalu, tiba-tiba ada keinginan “Gue harus sempetin nih ke Mont Blanc!” dan setelah browsing sana sini di internet, ngobrol sama teman-teman disini, voilaaa… akhirnya saya booked bus ticket di EasyBus sekitar 3 hari sebelum keberangkatan, harganya sekitar EUR 18.99 (Rp 285 ribu). Kalau menurut salah satu teman saya, harga segitu sudah termasuk murah dan standar harga bis dari Jenewa ke Chamonix. Tapi tetep aja, buat orang Indonesia kayak saya gini, itu termasuk mahal! –> anaknya dikit-dikit di-convert ke Rupiah sih haha.

Nah, terus sekitar 3 hari sebelum keberangkatan juga, tiba-tiba aja kepikiran “bisa juga kali ya ke Annecy pulang dari Chamonix?” sambil buka Google maps untuk lihat jarak keduanya. Hahaha, maaf ya emang dasar jiwa bolang, jadi susah deh! And I did it! Akhirnya saya booked juga tuh Blablacardari Chamonix ke Annecy (sekitar EUR 7) dan Annecy ke Jenewa (EUR 6). Ini kali pertama saya pada akhirnya memutuskan untuk mencoba aplikasi Blablacar yang memang famous dan helpful banget di European countries. Pada dasarnya konsepnya pun sama kayak Couchsurfing, we gonna meet totally stranger and it based on the trust! Jadi, cukup mudahlah untuk saya beradaptasi dengan aplikasi yang terbilang cukup baru untuk Indonesian kayak saya ini. Harganya emang termasuk murah, kalo dibandingin kita naik bis gitu. Cuma ya itu tadi, kamu harus punya pikiran yang sangat positif dan emang berjiwa petualang banget kalo mau menggunakan Blablacar ini, hahaha. Karena untuk sebagian orang yang jiwanya insecure akan hal-hal baru definitely will see this kind of transportation will be very dangerous for their life! 

Setelah tukeran nomor dan texting di Whatsapp dengan si driver, kita pun mulai setting tempat untuk janjian ketemuan. Saat itu dia meminta saya untuk menunggu dia di Les Houches Mairie shelter, sekitar 20 menit dari Chamonix bus station. Sengaja saya dateng earlier dari waktu yang kita sepakati, karena jaga-jaga aja takutnya saya nyasar, ketinggalan atau pake acara cari-carian! Ternyata orang yang saya ‘tumpangi’ mobilnya itu adalah seorang Ibu yang sedang liburan bersama dua anaknya, perempuan dan laki-laki. Mereka berlibur sambil membawa kucing kesayangannya yang mereka taruh di kandang. Jadilah, sepanjang perjalanan Les Houches ke Annecy, dipenuhi dengan meong-an kucing mereka.

Komunikasi agak sulit karena si driver gak terlalu lancar berbahasa Inggris, jadi kadang kita komunikasi dengan bahasa isyarat, ya sedikit-sedikit pake bahasa Perancis sih, gini-gini saya lumayan paham kalo orang ngomong Bahasa Perancis (saat itu) tapi bingung aja balesnya. Kadang saya cuma balas dengan “Oui”, “Non!”, “D’accord!” Hahaha

Si driver pun nanya saya mau turun dimana sesampainya di Annecy. Dan saat itu I HAVE NO CLUE sebenarnya. Karena saya iseng banget ke Annecy cuma mau lihat kota yang terkenal dibilang ‘Venice in France’ ini. Jadi, gak sempat banyak research tentang kotanya. Paling hanya record beberapa tempat yang wajib dikunjungi di handphone saya.

Sesampainya di Annecy, saya turun tepat di depan Gare de Annecy (SNCF). Berbekal hape yang baterenya sekarat, gak punya map dan cuma mengandalkan kamera digital saya, akhirnya nekat abis buat menjelajahi dan mencari si canal, lake, dan old city yang terkenal disana!

Setelah menjelajah Annecy, saya coba nyari Galleries Lafayette, karena malamnya Blablacar saya akan jemput disana! Nah sistem pembayarannya ini bisa pakai credit card atau debit card. Jadi, saat booking kode-kode card yang akan kamu gunakanlah yang harus kamu masukan untuk memesannya. Mereka akan mulai charged kartu kamu, kalau si driver accepted request kamu untuk nebeng di mobil dia. Dan untuk confirmation, setelah kamu naik mobil si driver, kamu akan diminta semacam reservation code yang sudah dikirimkan ke email dimana kamu teregistrasi.

Kenapa namanya Blablacar? Karena ada beberapa driver yang memang cukup chatty dan memilih untuk mencari teman ngobrol selama perjalanan, atau juga ada driver yang sukanya pasang music ataupun malah keduanya!

So this is the key to use this traveler platform: “Be good and be kind to others, even if they’re strangers to you! You don’t have to put 100% of your trust to them, but at least you should think positive about them. And definitely you will get the positive feedback from them, no matter where you come from!”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s